M07 Konsep dan Fungsi Aspek Manajemen dan Organisasi

 

A. Pilihan Ganda (20 Soal)

  1. Manajemen didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk mencapai tujuan organisasi melalui proses:

    • a. Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian

  2. Menurut Peter Drucker, manajemen adalah proses:

    • a. Pengambilan keputusan yang sistematis untuk menciptakan nilai

  3. Salah satu karakteristik manajemen adalah:

    • c. Berbasis keputusan menggunakan data dan analisis

  4. Manajemen puncak bertanggung jawab atas:

    • b. Perumusan visi, misi, dan strategi jangka panjang

  5. Prinsip manajemen menurut Henry Fayol yang menyatakan bahwa setiap karyawan hanya menerima perintah dari satu atasan disebut:

    • b. Kesatuan perintah

  6. Fungsi perencanaan dalam manajemen meliputi:

    • b. Identifikasi tujuan dengan kriteria SMART

  7. Dalam fungsi pengorganisasian, manajer harus:

    • b. Mengatur sumber daya manusia dan material

  8. Gaya kepemimpinan transformasional lebih efektif dalam fungsi:

    • c. Pengarahan

  9. Pengendalian dalam manajemen melibatkan:

    • b. Analisis penyimpangan kinerja dan tindakan korektif

  10. Organisasi didefinisikan sebagai:

    • b. Sistem sosial dengan struktur formal untuk mencapai tujuan bersama

  11. Salah satu karakteristik organisasi adalah:

    • b. Memiliki struktur formal dan hierarki yang jelas

  12. Struktur organisasi fungsional cocok untuk:

    • b. Perusahaan dengan spesialisasi tinggi dalam fungsi tertentu

  13. Kelemahan struktur organisasi matriks adalah:

    • b. Potensi konflik akibat pelaporan ganda

  14. Struktur organisasi jaringan ditandai dengan:

    • b. Kolaborasi dengan vendor atau mitra eksternal

  15. Hubungan antara manajemen dan organisasi dapat digambarkan sebagai:

    • b. Manajemen sebagai otak, organisasi sebagai tubuh

  16. Faktor yang memengaruhi hubungan manajemen dan organisasi adalah:

    • a. Ukuran organisasi dan lingkungan eksternal

  17. Dalam proyek konstruksi, manajemen memastikan efisiensi dengan:

    • b. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya melalui perencanaan

  18. Tantangan utama dalam struktur matriks adalah:

    • b. Konflik akibat pelaporan ganda

  19. Solusi untuk mengatasi resistensi terhadap perubahan adalah:

    • b. Menerapkan pendekatan manajemen perubahan seperti model Kotter

  20. Alat seperti Microsoft Teams digunakan untuk:

    • b. Memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi tim

B. Uraian

1. Tingkatan Manajemen & Contoh dalam Proyek Gedung

  • Manajemen Puncak: Merumuskan visi dan tujuan besar (misal: Direktur proyek memutuskan lokasi dan nilai proyek).

  • Manajemen Menengah: Menerjemahkan strategi ke dalam rencana departemen (misal: Manajer teknik mengatur tim arsitektur dan sipil).

  • Manajemen Lini Pertama: Mengarahkan kegiatan harian (misal: Mandor memastikan pekerjaan tukang sesuai jadwal).

2. Langkah Perencanaan & SMART Goals

  • Langkah: Identifikasi tujuan → Analisis situasi → Rancang strategi → Alokasikan sumber daya → Buat jadwal → Evaluasi.

  • SMART Goals:

    • S: Membangun 10 lantai

    • M: 100% selesai dalam 6 bulan

    • A: Tim tersedia dan dana mencukupi

    • R: Sesuai kebutuhan pasar

    • T: Deadline 30 November 2025

3. Prinsip Kesatuan Perintah (Fayol)

  • Setiap bawahan hanya menerima perintah dari satu atasan langsung.

  • Dalam organisasi matriks: Diterapkan dengan memperjelas siapa yang memberi perintah terkait fungsi dan proyek — misal, manajer fungsional hanya memberi arahan teknis, manajer proyek memberi arahan jadwal dan target.

4. Struktur Divisional

  • Kelebihan: Fleksibel, fokus pada hasil unit, memudahkan evaluasi kinerja.

  • Kekurangan: Duplikasi fungsi, biaya tinggi, potensi konflik antar divisi.

  • Contoh: PT Indofood yang punya divisi makanan ringan, mie instan, dan bumbu.

5. Fungsi Pengarahan & Teori Maslow

  • Meningkatkan motivasi lewat komunikasi, pemberdayaan, dan kepemimpinan.

  • Maslow:

    • Fisiologis: Upah cukup

    • Keamanan: Proyek bebas risiko

    • Sosial: Tim solid

    • Penghargaan: Pengakuan performa

    • Aktualisasi: Peluang ide kreatif untuk aplikasi proyek

6. Fungsi Pengendalian & Tindakan Korektif

  • Tahapan:

    1. Tetapkan standar

    2. Ukur kinerja

    3. Bandingkan aktual vs rencana

    4. Ambil koreksi

  • Contoh: Jika software error meningkat, tindakan korektif: tambah pengujian otomatis & revisi proses QA.

7. Hubungan Manajemen dan Organisasi

  • Manajemen: Menggerakkan proses agar organisasi berjalan efisien.

  • Organisasi: Struktur yang memfasilitasi pelaksanaan proyek.

  • Contoh: Dalam proyek TI, manajemen menyusun timeline, organisasi menyiapkan tim fungsional (pengembang, tester, dll).

8. Faktor Pengaruh & Budaya Organisasi

  • Faktor: Ukuran, lingkungan, teknologi, kepemimpinan, budaya.

  • Budaya mendukung manajemen efektif bila:

    • Mendorong keterbukaan

    • Kolaboratif

    • Adaptif terhadap perubahan

9. Tantangan Struktur Tim & Solusi

  1. Kurangnya peran jelas → Buat jobdesc & SOP

  2. Konflik peran → Fasilitasi komunikasi terbuka

  3. Kesulitan koordinasi → Gunakan tools kolaborasi (mis. Trello, Slack)

10. Adaptasi Terhadap Perubahan

  • Manajemen: Revisi anggaran, jadwal, strategi pengadaan.

  • Organisasi: Reshuffle tim pembelian, tambah tim estimasi biaya.

  • Contoh: Kenaikan harga semen → Tawar ulang vendor, pakai bahan alternatif, ubah urutan kerja.


Studi Kasus: Proyek Pengembangan Aplikasi E-Commerce

Sebuah startup teknologi sedang mengembangkan aplikasi e-commerce dengan anggaran Rp200 juta dan durasi 6 bulan. Tim proyek terdiri dari pengembang, desainer UI/UX, penguji, dan staf pemasaran. Manajer proyek memilih struktur organisasi matriks untuk mendukung kolaborasi lintas fungsi. Namun, selama pelaksanaan, muncul konflik akibat pelaporan ganda, di mana pengembang menerima instruksi dari manajer proyek dan manajer fungsional (kepala departemen IT). Selain itu, anggaran proyek mulai membengkak karena biaya pengembangan melebihi perkiraan awal.

Pertanyaan:

  1. Bagaimana manajer proyek dapat mengatasi konflik akibat pelaporan ganda dalam struktur matriks?
  2. Jelaskan langkah-langkah fungsi pengendalian yang dapat diterapkan untuk mengatasi pembengkakan anggaran.
  3. Jika proyek mengalami keterlambatan 1 bulan, bagaimana manajemen dan organisasi dapat menyesuaikan rencana untuk tetap memenuhi tujuan?
Jawaban:

1. Mengatasi Konflik Pelaporan Ganda

    Solusi:

  • Klarifikasi peran & tanggung jawab.

  • Buat “matriks otoritas” – siapa mengatur apa.

  • Komunikasi rutin antar manajer fungsional dan proyek.

  • Satu saluran perintah untuk tiap aspek kerja (fungsi vs proyek).

2. Langkah Pengendalian Anggaran

  1. Tentukan standar biaya → Breakdown biaya per fase proyek.

  2. Pantau biaya aktual → Catat pengeluaran harian/mingguan.

  3. Analisis deviasi → Identifikasi penyebab pembengkakan.

  4. Ambil koreksi → Negosiasi vendor, kurangi fitur tambahan, alihkan SDM.

3. Penyesuaian Jika Terlambat 1 Bulan

  • Manajemen: Evaluasi ulang jadwal (gunakan CPM)  dan terapkan fast tracking atau crashing.

  • Organisasi: Tambah tenaga kerja shift malam dan kolaborasi lintas tim untuk integrasi lebih cepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROPOSAL KELAYAKAN BISNIS PT VORTEX WEAR

PT VORTEX WEAR

M06 Konsep dan Fungsi Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Perancangan Perusahaan